Hukum Taqlid Madzhab.

Orang yang tak mengerti (jahil) itu ada dua :

1. Jahil ma’dzur :
Yaitu orang yang tak mengerti hukum sebab ada udzur,seperti baru masuk islam atau jauh dari ulama’. Maka ketidaktahuan orang ini di ampuni.
Batasan jauh dari ulama’ adalah tidak punya biaya yang wajib di keluarkan ketika melaksanakan ibadah haji.

2. Jahil ghoiru ma’dzur.
Yaitu orang yang tak mengerti akan tetapi tidak ada udzur,melainkan karena dia taqshir (sembrono) dengan tidak mau belajar agama.
orang seperti ini jika salah tentu tidak di ampuni,karena hukumnya dia itu sama seperti orang yang mengerti (alim) .
Baca lebih lanjut…

Istilah Ukuran Dalam Kitab Fiqh.

Ketetapan syara’ mengenai kadar nishob zakat dan ukuran-ukran dalam istilah fiqh adalah problematika yang masih terkesan tabu dan simpang siur di kalangan masyarakat,maka dari itu kami buat catatan ini dengan harapan dapat memberi manfaat sebagai salah satu acuan untuk mencari solusi dan dapat memberi kemudahan bagi yang membutuhkan.
Baca lebih lanjut…

Ziarah Ke Makam Rosululloh.

Para ulama madzhab syafi’i dan madzhab yang lain telah menegaskan bahwa ziarah ke makam Rosululloh hukumnya sunnah,baik dijadikan sebagai tujuan safar (bepergian) atau tidak. Cukup banyak dalil yang mendasari penegasan mereka ini.
Baca lebih lanjut…

Makna Fi Sabilillah Dalam Zakat.

Secara umum, Fi Sabilillah dapat di artikan dengan segala amal kebaikan yang bertujuan untuk menghidupkan Islam. Akan tetapi dalam masalah zakat,para ulama’ mendefinisikannya hanya dalam satu pengertian,yaitu : orang yang berperang di medan pertempuran melawan orang-orang kafir tanpa mendapatkan gaji sepeserpun dari khalifah atau penguasa (pejuang sukarelawan).
Baca lebih lanjut…

Idul Adha.

Tanggal 10 Dzul Hijjah adalah hari yang sangat agung dan penuh kegembiraan bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Pada hari ini, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak amal kebaikan seperti silaturrahim,menyembelih qurban dan lain-lain.
Baca lebih lanjut…

Al-Ajru (upah).

Dalam ilmu fiqih, yang dimaksud dengan “al-ajru” adalah suatu pemberian uang atau suatu barang dari seseorang kepada orang lain sebagai balas jasa atau ganti tenaga yang dikeluarkan oleh orang yang bekerja untuk kepentingan orang yang memberi pekerjaan.
Baca lebih lanjut…

Al-Ijaarah (sewa).

Kata “al-ijaarah” menurut bahasa artinya sewa, sedangkan menurut istilah syara’ ialah memberikan suatu benda kepada orang lain untuk diambil manfaatnya dengan ketentuan orang yang menerima benda itu memberikan imbalan sebagai bayaran penggunaan manfaat barang yang dipergunakan.
Baca lebih lanjut…